The Celestial Pearl Danio: A Cautionary Tale

Penulis :  Mike Hellweg, 2007

Di terjemahkan oleh Tetra Aquaria.

Mutiara Danios (Celestichthys margaritatus) adalah ikan ekslusif  yng terlihat seperti  mutiara di langit angkasa, species ini merupakan fakta dari golongn ikan Cyprinid yang berpenmpiln indah,Pada artikel ini akan kami coba gambarkan bagaiman  cara pemeliharaan dan pemijahannya.

Pada akhir tahun 2006, di bulan September , sebuah foto mulai beredar di kalangan penggemar ikan tropis di Internet.  Ada sebuah ikan hias air tawar yang tepampang dengan penampiln yang sangat indah, bahkan terlalu indah untuk menjadi sebuah kenyataan

Ikan Mutiara Danios pertama kali hanya ditemukan pada daerah yang mempunyai tanaman air kecil disepanjang perairan wilayah Asia tenggara terutama Negara Burma. Di wilayah tersebut yaitu didaerah perbatasan timur sering ditemukan ikan Microrasbora, namun ikan tersebut tidak  ditemukan daerah lain, jadi ikan tersebut sesuatu yang istimewa


saat ini saya akan berbicara tentang ikan yang memunyai miniature indah yang dalam dunia perdagangan sering disebut ” Rasbora galaxy. ” ikan ini juga sering dikenal dengan nama “Fireworks Rasbora” dan ” Microrasbora sp. Galaksy”.  Semua dari nama-nama tersebut  para eksportirlah yang memberi nama dengan hanya menebak-nebak ciri yang tampak dari ikan tersebut meskipun penamaany tidak selelu pas sesuai dengan genera yang kita kenal.

Why Not Galaxy Rasbora?

Para ilmuwan sepakat bahwa ikan ini tidak termasuk ke dalam genera yang dikenal selama ini, dan pada tanggal 28 Februari 2007, Tyson R. Roberts dari Smithsonian Tropical Research Institute merilis keterangan resmi tentang spesies ini, dia juga menyarankan bahwa ikan ini harus mempunyai nama umum lain. Dia juga menyarankan nama umum baru, sejak pertama kali diketemukannya ikan tersebut termsuk kedalam familiy dengan nama Danios, sehingga penamaan rasbora galaxy  adalah kurang tepat.

Dr. Roberts menciptakan nama umum dari ikan rasbora yaitu celestial pearl danio  (CPD) Mutiara Angkasa Danio untuk mencerminkan bahwa sebenarnya ikan tersebut  masuk ke dalam golongn keluarga   Danios, dimana hubungan kekerabatannya sangat dekat daripada ke genus Rasboras. Menurut Roberts ia menciptakan Celestichthys nama genera dari bahasa Latin dan kata-kata Yunani yang berarti “ikan surgawi.” Sedangkan nama  margaritatus artinya “dihiasi dengan mutiara,”. Jadi  Celestichthys margaritatus diterjemahkan menjadi “ikan surgawi yang dihiasi dengan mutiara.” Ini merupakan sebuah penamaan yang sangat panjang dan sedikit canggung untuk digunakan dalam percakapan, oleh karena itu dia memebrikan  nama singkatnya yaitu  “Celestial Pearl Danios.” atau Mutiara Danio

Dalam mendeskripsikan ikan tersbut, rasanya tidak adil, akan tetapi aku akan mencoba menjelaskanya.  Ciri  Ikan jantan yaitu mempunyai warna asli  biru gelap, dengan serangkaian bintik-bintik berupa mutiara yang berkilauan yang mengelilingi tubuh dan disepanjang garis tubuhnya, kadang-kadang warna tersebut terlihat seperti beralur. Sirip-siripnya berwarna merah dengan garis luarny berwarna strip biru gelap .  Sirip dadanya berwarna merah solid, dengan bercak-bercak merah atau bintik-bintik.  Ikan jantan terlihat pada bagian perutnya berwarna merah terang yang dominan, mengingatkan pada ikan jantn Rainbowfish, dilaporkan juga ikan tersebut mempunyai kilatan warna garis merah di punggungnya dimulai dari atas kepala menuju pangkal sirip punggung. Namun saya pribadi tidak melihat itu, akan tetapi beberapa orang lain telah melaporkan hal itu, dan saya hanya melihat bahwa ikan jantan mempunyai warna merah terang di punggungnya. Saya telah melihat bahwa ikan jantan ketika birahi menunjukan bagian potur kepalanya mengangguk-ke bawah ini memunjukan ciri-ciri tingkah laku ikan jantan siap untuk memijah.


Pada ikan betina Bintik-bintik mutiaranya tidak secerah ikan jnatan, siripnya lebih terlihat warna oranye pudar dan sangat jelas terlihat pada sirip dadanya. Bahkan beberapa ikan betina akan terlihat warna oranye di bagian perutnya, tetapi kebanyakan mempertahankan warna emas juga. Pada Ikan betina akan terlihat berwarna bintik gelap di sebagian depan  sirip analnya ketika mereka siap untuk memijah, dan daerah tersebut akan terlihat sedikit membengkak. Saya tidak tahu apakah ini merupakan perpanjangan dari kantung  telur atau hanya pembengkakan di sekitar pori urogenital.

Habitat

Di habitat aslinya, Ikan Mutiara Danios ditemukan diperairan bawah tanah  atau sumber mata air di Shan Plateau,  Sungai Salween Burma.  Penting untuk dicatat bahwa ikan ini pun sering terlihat di beberapa kolam, tidak hanya satu kali namun sering terlihat seperti yang telah bnyak dilaporkan orang secara luas. diman kolam –kolam tersebut ditemukan di daerah pegunungan sekitar kota Hopping di pinggiran Shan state capitol of Taunggyi, di ketinggian hampir setengah mil di atas permukaan laut. Daerah ini sebagian besar berupa padang rumput dan persawahan, perairnnya terbuka sehingg sinar  matahari masuk  penuh dan tempat ini pula terdapat beragam tanaman air. Saat ini Ikan Mutiara Danio telah berkembang dipelihra di rumah-rumah, agar pemelihrannya optimal maka, para penggemar harus berusaha untuk mengetahui  habitat aslinya

Informasi tentang parameter air dari habitat asli masih samar. Tampaknya dari berbagai laporan dinyatakan bahwa sebagian besar perairan dihabitat aslinya kandungan pH airnya di atas netral, dengan kandungan karbonat rendah dan konduktivitas rendah. Para Aquarists di seluruh dunia telah melaporkan keberhasilannya dalam memijahkan ini ini, dimulai dari parameter air asam yang lembut di Eropa Tengah dan Asia Tenggara, air berkesadahan tinggi di Inggris dan Amerika Serikat.  Jadi parameter air dalam memijahkan ikan ini tampaknya tidak terlalu penting, asalkan air tetap bersih, yang penting kita perlu melakukan pergantiaan air secara teratur agar organik terlarut, dan nitrat  dalam wadah pemiliharaan dalam kondisi tetap rendah.

Seperti yang dapat Anda bayangkan dilihat dari habitat aslinya,dimana ikan ini berada di dataran tinggi, suhu airnya tidak persis tropis. suhu udara di sekitar daerah tersebut bervariasi pada musim dingin suhunya hampir membeku di bawah minimum -0  dan 35 ° C di musim panas. Para Agen biro perjalanan melaporkan bahwa cuaca di daerah ini “Ringan dan menyenangkan” jika dimelakukan perjalanan di musim panas, namun pada musim dingin sangat  sengsara” dikarekan sering terjadi hujan. Banyak hobis telah melaporkan keberhasilan dalam memelihara ikan Mutiara Danios dalam dikisaran suhu rendah di bawa 21 OC lebih rendah. Namun jika dipelihara pada suhu hangat di atas 26 OC, maka akan sangat optimal  dalam proses pemijahnnya

Wadah Budidaya


Pada ukuran dewasa ikan Danios berukuran sekitar ¾ sampai 7/8 inci (2-2,3 cm) sampai ujung ekor, Ikan Mutiara  Danio  sangat cocok untuk  akuarium yang saat ini populer yaitu akuarium nano, dalam satu wadah/akuarium bervolume 10 galon(30 liter) akan menjadi lebih sempurna jika dipelihara dalam jumlah kelompok. Dalam sebuah wadah/akuarium yang lebih besar maka anda akan melihat bahwa ikan tersebut akan berkelompok secara dinamis dimana ikan jantan akan lebih dominan dalam melakukan gerakan hilir mudik. Jik memelihara dalam wadah besar maka kita harus mengacu kembali ke habitat asalnya, akuarium perlu diberi ditanaman air, Jika Anda tidak member tanaman atau substrat berup kayu/bagwood  maka ikan tersebut akan stress , merasa ketidaknyamanan sehingga mereka akan menghabiskan waktunya untuk bersembunyi di sudut wadah. Jika Anda berencana untuk memijahakan ikan tersebut maka dalam wadah tersebut harus terhindar dari species lain seperti, udang, atau siput. Namun akan terlihat bagus jika disatukan dengan komunitas ikan kecil seperti spesies Rasbora dan Boraras.                                                                          

Seperti yang telah saya disebutkan di atas, bahwa parameter air tampak tidak penting asalkan tidak terlalu ekstreem. Kisaran pH  nilai 7 atau sedikit di atasnyaa, dengan dengan kesadahan agak tinggi, maka pemeliharaankan lebih optimal, tapi jangan terlalu khawatir jika Anda melakukan perubahan air secara jumlah besar asalkan tidak mendadak. Untuk filtrasinya, filter jenis sponge merupakan pilihan yang terbaik, hal ini dikarekan sirkulsi airny tidak terlalu deras sesuai di habitat aslinya diperairan tenang.

Makanan
Kebanyakan jenis danios adalah omnivora, dan Mutira Danio pun termsuk kedalamnya. ikan ini memiliki mulut kecil, seperti halnya semua golongan ikan cyprinids lain, yaitu memiliki gigi faring. Ikan ini juga memiliki gigi kerucut kecil di rahang mereka, menunjukkan bahwa mereka cenderung melakukan memangsa makhluk kecil.

Saya mencoba  memberikan makan yang ditumbuk halus seperti serpihan yang berkualitas premium, kemudin udang kering diberikan pula, ternyta pakn tersebut sangat bagus dalm membantu meningkatkan warna merah, artemia, dan pakn alami lainnya seperti daphnia, moina, cacing grindal, dan cacing putih kecil. Beberapa kali dalam seminggu saya juga suka memberi makan dengan kualitas tinggi mikro pelet makanan dan Mereka pemakan segala sesuatu dengan rakus!                               

Tingkah laku

Ikan jantan akan menghabiskan waktunya dalam mengejar-ngejar ikan betina dan biasa antra jantn dengan jantan lainya akan saling berebut dalm mendapatkan pasangan. Perkelahian ikan jantan akan terlihat seperti tarian melingkar ritual, dan biasanya ikan jantan yang kalah akan berenang menjauh. Ikan jantan yang dominan dapat sangat ganas, bahkan dapat menyebabkan beberapa kerusakan pada bagian sirip ikan jntan lainnya yang lemah atau tidak lolos dalam kejaran

Beberapa penghobis telah melaporkan bahwa ikan jantan tunggal dapat membunuh semua ikan jantan dalm satu akurium hanya dipelihra ikn jantn semua. Dalam wadah yang besar/akurium besar  dengan banyak tanaman maka kita akan sering melihat ikan jantn yang mempunyi sirip robek,sehingga direkomendasikan wadah bervolume 10 galon 30 liter (panjang 20 akan lebih baik).

Breeding

Para kolektor di seluruh dunia telah melaporkan keberhasilan mengembangbuakan ikan ini, hal ini pertama muncul ketika Aquarists yang bernama Pete Liptrot dan Paul Dixon dari Bolton Museum Aquarium di Inggris.  Mereka melaporkan bahwa ikan Mutiara Danios bertelur pertama kali pada akhir Oktober atau awal November 2006, hanya beberapa minggu setelah ikan telah ditemukan di alam liar.  Sedangkan pada peternak lokal, temen saya yang pertama kali menguasai cara pemijahnna yaitu Charles Harrison, dia mampu mengalahkan saya dalam hal pencarian induk, dan diapun pertama kali dalam mendapatkan ikan tersebut pada akhir Desember 2006 ketika saya masih berusaha mencari spesimen yang sehat dari kedua jenis kelamin. Sebagian besar ikan yang ada di stokk saya pada waktu itu adalah ikan jantan saja, dan merekapun agak kurus. Untungnya ikan tersebut berkembang sangat pesat, dan untuk mendapatkan ikan yang sehat dari kedua jenis kelamin tidak begitu sulit.

Tampaknya ikan ini bertelur setiap hari, atau hampir setiap hari, baik di akuarium maupun di alam liar. Induk betina biasanya meletakkan kurang dari selusin telur, meskipun jika kedua jenis kelamin tersebut dipisahkan selama seminggu atau lebih, beberapa peternak lain telah melaporkan  dalam satu induk betina yang besar dapat menghasilkan  tekur sebanyak 30 telur

Seperti halnya kebanyakan tipe ikan dari golongn ikan  penempel telur di substrat (egg scatter), induk atau ikan dewasa  mempunyai tingkah laku  pemakan telurnya sendiri, sehingga perlu suatu cara dalam memisahkan telur  dengan induknya gar tidak dimakan kembali. Cara memijahkan ikan ini sama dengan halnyaa memijahkan  ikan zebra dimana anda dapat mengaturnya dan memberikan rumpun tanaman, atau bahkan dengn menggunakan substrat sintetis seperti tali rapia sebagai tempat pemijahan. Telur  ikan Mutiara Danios sangat jelas dan terlihat bening dan  akan terlihat  kecil hanya merekat sedikit dan sebagian akan jatuh ke bawah wadah pemijahan. hal ini seringkali terjadi ketika peternak memeriksa telur setelah terjadi pemijahan,

Dalam proses pemijahannya ikan jantan akan mengejar ikan betina seperti halnya jenis ikan danios lainnya, namun tingkah laku kejar-kejaran tidak selalu diakhiri dengan proses  pemijahan. Sebaliknya, pemijahan yang sebenarnya terjadi yaitu dimana induk jantan akan selalu berenang di atas rumpun tanaman/substrat, dengan bagian tubuhnya yaitu bagian  kepalanya menunduk sedikit ke bawah. Betina yang siap memijah, akan berenang ke si ikan jantan dan akan memulai prosesi pemijahan, dimana keduanya terlihat saling mendekatkan pada sekitar sirip analnya. Kedua induk akan masuk ke dalam dalam media pemijahan  yaitu substrat dan saling bergetar berdampingan, untuk  melepaskan telur dan sperma. Kedua pasangan ini kemudian akan istirahat dimana ikan jantan dan betina masing-masing akan berpisah di lokasi yang berbeda. Proses pemijahan ini dapat diulangi beberapa kali jika ikan telah dikondisikan, atau hanya sekali atau dua kali jika ikan tersebut di simpan selamanya dalam wadah untuk bertelur setiap hari.  Ikan ini Tidak mempunyai ikatan pasangan yang  terbentuk, namun ikan ini akan memilih indukan mana saja yang siap dalam melakukan pemijahan. Jika peternak menginginkan ukuran induk yang siap dipijahakn , hal terbaik adalah menggunakan hanya satu pasang (Pemijahan tunggal), kerugian dari pemijhan massal yaitu  ikan yang tidak memijah biasanya akan makan telur ikan yang memijah.

Suhu berpengaruh terhadap waktu penetasan, telur Microrasbora Galaxy/ Mutiara Danio menetas dalam waktu tiga hari yaitu sekitar suhu 24° C, atau selama lima hari pada 21 ° C. Larva  yang baru menetas akan berwarna gelap dan menghabiskan waktunya menempel di bawah substrat. Larva tersebut tidak bergerak banyak, dan peternak  banyak yang mengira bahwa larva tersebut mati. Larva akan naik dan berenang aktif ke permukaan air setelah 2-4 hari, atau bahkan selama seminggu, hal ini tergantung suhu di media inkubasi. Menariknya, larva tersebut berubah warna tubuhnya dari warna gelap menuju  warna bening keperakan.

Saat masa tersebut,setelah larva berenang aktif, maka diperlukan suplai pakan dari luar. Makanan pertama, sebaiknya berupa pakan micro.  Pakan yang baik untuk larva microrasbora/Mutiara Danio adalah infusoria (paramaecium), tetapi yang lain telah melaporkan keberhasilannya dengan  memberikan pakan komersil yang berbentuk powder (Farmpro). Jika pakan komersial itu ide yang baik, maka perlu ditambahkan siput kecil untuk membantu membersihkan sisa makanan yang tidak dimakan. Saya juga menambahkan pakan berupa cacing air, yang merupakan jenis microworm. Nematode jenis ini mudah dibudidayakan, dimana pakan tersebut menghabiskan lebih banyak waktunya melayang layang di air sebelum akhirnya cacing tersbut tenggelam ke bawah wadah, sehingga memungkinkan larva untuk makan dalm jangka waktu yang lama. Setelah makan yang  berukuran  mikro, selama sekitar satu minggu, saya mulai memberikan naupli artemia (telur artemia yang baru menetas). Ciri  larva yang telah makan artemia,yaitu dicirikan dengan warna perutnya berwarna orange yang membengkak, saya memberikannya selama satu minggu. Setelah itu saya memberikan cacing sutera dengan cara di cacah selama beberapa minggu lagi.

Pada saat diberikan cacing sutera, pertumbuhan larva  sangat cepat.  Mereka mulai berubah warnanya menyerupai ikan remaja/dewasa yaitu sekitr usia  9-10 minggu dan untuk mencapai ukuran dewasa/ indukan sekitar usia 12 – 14 minggu. Pengalaman saya, bahwa Microrsbora/Mutiara Danios akan mulai bereproduksi pada awal usia 11 sampai 12 minggu. Saya telah menemukan beberapa telur yang fertil dengan beberapa larva yang muncul disekitar substrat, larva tersebut  tidak muncul secara kebetulan, karena saya tidak memelihara ikan dewsa di wadah tersbut,.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *